'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Bimbingan Rohani Pasien RSIA
16 Januari 2018 12:55 WIB | dibaca 431

Kota Probolinggo, 29 Desember 2017

Manusia pasti akan merasakan sakit, baik sakit itu dikarenakan kelalaian dalam menjaga kesehatan, makan dan minuman yang tidak sehat, ataupun karena sebab lain, semisal tertimpa kecelakaan. Pada umumnya tidak ada orang yang suka tertimpa penyakit. Siapa pun pasti menghendaki agar senantiasa dalam keadaan sehat. Karena kegembiraan hati ketika sehat adalah sunnatullah. Penyakit adalah salah satu cobaan yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya. Penyakit yang dialami manusia bisa berbentuk fisik maupun psikis. Penyakit fisik misalnya kanker, jantung koroner, liver, dan sebagainya. Sedangkan penyakit psikis, misalnya stress, depresi, dan gangguan jiwa. Penyakit fisik maupun psikis yang kronis pastinya akan mengakibatkan goncangan kejiwaan yang berat. Terlebih lagi, jika penyakitnya itu menyebabkan dirinya harus opname di rumah sakit, akan semakin menambah berat pikirannya. Pikirannya akan membayangkan berapa biaya yang harus ia keluarkan, pekerjaan yang ditinggalkan akan semakin menumpuk, kehangatan bersama seakan sirna, serta pikiran-pikiran lain yang menghantuinya. Sebenarnya sehat dan sakit itu sama. Sebagaimana halnya susah dan sedih, gembira dan bahagia, kaya dan miskin; semuanya merupakan ujian dari Allah swt bagi orang yang menerimanya. Karena, pada dasarnya manusia akan selalu diuji dalam hal yang ia sukai atau yang tidak disukainya.

Maka dari itu Pimpinan Daerah 'Aisyiyah mengadakan program Bimbingan rohani kepada pasien di Rumah Sakit Ibu dan Anak Muhammadiyah, dimana yang bertugas yaitu secara bergilir kepada seluruh Pimpinan Daerah , Badan Pembantu Pimpinan, serta dari Pimpinan Cabang 'Aisyiyah bersama Majelis Kesehatan dan didampingi perawat di RSIA. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan pada hari jum'at. Pada kesempatan kali ini yang bertugas yaitu Bu Nurul dan Bu Nur Sholihah.

(Op.Neni)

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari