'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
TABLIGH AKBAR MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN BERSAMA BAPAK NAJIB HAMID
16 Mei 2018 13:35 WIB | dibaca 483

Probolinggo 16 Mei 2018, Menyambut bulan suci ramadhan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) melaksanakan kegiatan rutin yang dikemas sedemikian rupa dengan tema “Gerakan Ekonomi Perempuan: Jihad Dakwah ‘Aisyiyah Untuk kesejahteraan Ummat”, Kegiatan ini diawali dengan presentasi dari Lazismu Oleh Bapak Beny berkaitan dengan pendistribusian kaleng filantropis keseluruh warga muhammadiyah sekaligus pembagian 20 School Kids dan sembako untuk kaum dhuafa pada acara ini.

  

Susunan acara pada kegiatan ini yaitu pembukaan, Pembacaan ayat suci al-quran Surat Al Baqarah ayat 183-185 Oleh Bu Zumrotin dari Majelis Tabligh PDA, Kemudian dilanjut menyanyikan Mars Muhammadiyah dan Mars ‘Aisyiyah dipimpin oleh Bu Hendriana Okvinasari , kemudian sambutan Ketua Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Ibu Romiyati, dan dilanjut acara Pelepasan calon Jama’ah Haji Binaan ‘Aisyiyah

            Acara inti yaitu Tabligh Akbar dimana pematerinya yaitu Bapak Najib Hamid Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. Dalam acara ini beliau berpesan tentang dua hal yang pertama  berkaitan dengan berita yang saat ini lagi marak dibahas oleh seluruh masyarakat diseluruh Indonesia yaitu tentang berita duka bom bunuh diri di Surabaya, beliau berpesan agar hati-hati dan lebih waspada dan tidak menerima tamu yang tidak dikenal ataupun berpenampilan mencurigakan, terlebih lagi harus berhati-hati dan bila perlu puasa komentar diberbagai media sosial agar tidak semakin memperburuk keadaan, kita ambil hikmahnya dibalik peristiwa duka ini yaitu agar kita semua lebih solid.

            Yang kedua Beliau juga berpesan bahwa kita semua terutama warga muhammadiyah (termasuk ‘aisyiyah) harus melek politik karena sempitnya pandangan tentang politik akhirnya kita dipolitiki, mengingat tidak ada satu sisi pun dalam kehidupan berbangsa ini yang terlepas dari kebijakan politik, penentu kebijakan adalah para pemegang kekuasaan maka dari itu pentingnyaa kita untuk juga berpolitik demi kepentingan dan pengembangan dakwah. Kita boleh bilang politik tidak penting, terpenting memajukan program bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Tetapi kalau pemerintah tidak memberi izin, sia-sia belaka program yang bagus-bagus itu. Kasus pendirian Fakultas kedokteran (FK) UM Surabaya adalah salah satu contohnya. Maka dari itu pada pemilu 2019 ini harus sukses, jika berhasil harga diri organisasi dan kebanggaan kader akan meningkat.

            Dilanjutkan sambutan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, dalam sambutannya beliau berpesan bahwa” persiapan manasik untuk calon jamaah haji binaan ‘Aisyiyah sudah dilaksanakan, untuk jamaah agar tetap menjaga kesehatannya dan semoga pelaksanaan haji berjalan lancar” pesan berikutnya berkaitan dengan tema yang diusung ‘Aisyiyah Jihad Ekonomi, Ibu-ibu harus serius menangani ekonomi terutama pada BUEKA agar kedepannya untuk lebih diperhatikan dan bias lebih dikembangkan lagi.   (NN)

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari