'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
BERDIRINYA GEDUNG NYAI WALIDAH, BUKTI PERJUANGAN WARGA MUHAMMADIYAH-‘AISYIYAH KOTA PROBOLINGGO
02 Maret 2019 09:52 WIB | dibaca 505

BERDIRINYA GEDUNG NYAI WALIDAH,

BUKTI PERJUANGAN WARGA MUHAMMADIYAH-‘AISYIYAH KOTA PROBOLINGGO

PROBOLINGGO—Setelah melalui perjuangan selama kurang lebih 5 tahun sejak Tahun 2013, akhirnya Gedung Nyai Walidah Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Probolinggo diresmikan pada hari Ahad, 13 Januari 2019, oleh Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., selaku Sekretaris Umum PP Muhammadiyah.

Mengutip Ayat al-Qur’an Surat Ar-Rahman, “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”, Ketua PDA Kota Probolinggo, Ibu Dra. Romiyati, M.Si., menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiah serta para donator yang telah menyisihkan harta berharganya, tenaga serta pikiran demi berdirinya Gedung Nyai Walidah yang beralamatkan di Jl. Pandjaitan no. 51.

Berawal dengan modal Rp 30 juta, Ketua PDM Kota Probolinggo, Drs. H. Masfuk, M.Si. juga menyampaikan bahwa berdirinya Gedung Nyai Walidah ini seperti lelucon yang menjadi kenyataan karena tekad bermodal kecil ternyata mampu membangun gedung megah yang menghabiskan biaya sekitar Rp 3,4 miliar.

Ketua Panitia Pembangunan Gedung, Hari Tjahyono, bersama istrinya Noor Hidayah yang juga menjabat Wakil Ketua 2 PDA Kota Probolinggo, diapresiasi atas kerelaannya untuk mengagunkan sertifikat hotel miliknya sebagai jaminan kredit di bank. Tidak ketinggalan, pelaksana proyek, Moch. Soufis Subri yang kini menjadi Wakil Walikota terpilih, turut diapresiasi atas kinerjanya terhadap pembangunan Gedung Nyai Walidah yang berdiri di atas tanah dan bangunan yang diwakafkan oleh Almarhum H. Moch. Wasyim untuk Muhammadiyah dan pengelolaaannya juga diperuntukkan Pengajian Wanita Probolinggo (PWP) dan Pengajian Reboan.

Turut hadir bersama rombongan PWA Jatim, Ketua PWA Jatim, Siti Dalilah Candrawati, pun mengapresiasi megahnya Gedung Nyai Walidah sebagai bukti perjuangan seluruh pihak terkait dari PDM, PDA, PWP dan Pengajian Reboan. Beliau selanjutnya melaunching Amal Usaha ‘Aisyiah Kota Probolinggo, Toko As-Sakinah, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) ‘Aisyiyah dan Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) ‘Aisyiyah yang sekretariatnya juga bertempat di Gedung Nyai Walidah. Harapan beliau ke depan, Gedung Nyai Walidah dapat bermanfaat untuk segala kegiatan dakwah, ekonomi dan bantuan hokum untuk masyarakat Kota Probolinggo.

Selain peresmian Gedung Nyai Walidah, acara yang dilaksanakan bertepatan dengan tanggal  7 Djumadil Awal 1440 H ini, juga diisi dengan tausiyah dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-106 oleh Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Beliau mengapresiasi  PDM dan PDA Kota Probolinggo yang telah mewakili 2 ciri Muhammadiyah, yaitu sebagai sistem teratur dari pimpinan pusat hingga ranting dan sebagai challenge of progress yang maju terus. Dalam tausiyahnya, beliau pun mengajak warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah untuk ber-ta’awun (saling tolong menolong-red) untuk negeri, mengingat banyak terjadi  musibah bencana yang melanda Indonesia. (Ira Humaira).

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari